Category
- Avenged Sevenfold (6)
- Dunia Alam (1)
- Dunia Ghaib (4)
- Dunia Musik (1)
- Dunia Teknologi (6)
- Humor N Lucu (3)
- Ilmu Pengetahuan (4)
- Kisah Legenda (3)
- Kontroversial (4)
- Misteri (8)
- mitos (3)
- Music (2)
- Olah Raga (6)
- Sejarah Dunia (2)
- Tips N Trick (1)
- Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah (3)
- Umum (3)
My Vistors Globe
Fans Page..!!
Entri Populer
-
Pernahkah terpikir bagaimana ya sejarahnya sepeda motor yang tiap hari kita setia antar jemput kita ini? Sama seperti mobil pertama di dunia...
-
Gambar terbaru dari rangkaian pegunungan di Mars mungkin menjadi bukti terbaik atas keberadaan air di planet tersebut. Temuan ini dimuat dal...
-
Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Pengertian Matematika, kini kita mengenal sedikit tentang sejarahnya.. Jika pada waktu yang lalu pe...
-
Bulan sejak lama menjadi sumber inspirasi penyair, seniman, atau yang sedang jatuh cinta. Dan kini, beberapa astronom berspekulasi, dulu te...
-
Inilah kumpulan mitos yang saya ketahui selama ini, terserah deh mo percaya atau tidak, mitos-mitosnya a.l : 1. Jangan pernah kencing di ata...
-
Awan misterius yang ditemukan pada 2007, oleh guru sekolah Belanda Hanny van Arkel ternyata adalah awan gas raksasa. Dengan menggunakan spec...
-
1. Richard the Lion heart, yang terkenal sebagai Raja Inggris, dan konyolnya beliau tidak bisa bahasa inggris. Karena sejak kecil dia selalu...
-
Wah-wah hebat imajinsi yang bisa diaplikasikan kedunia nyata dengan teknologi, kita tak perlu lepas baju buat pilih baju yang tepat untuk ki...
-
Matthew Charles Sanders (lahir 31 Juli 1981, umur 27 tahun; lebih dikenal dengan nama M. Shadows) adalah vokalis dari grup musik Avenged Se...
-
Dm Fsus2 Gm Seize the day or die regretting the time you lost C A# It's empty and cold ...
Senin, 05 November 2012
Kenapa kita Butuh Mimpi Dalam Tidur?
Orang mengatakan waktu dapat menyembuhkan semua luka. Itu ternyata ada benarnya. Riset terbaru dari University of California, Berkeley, mengindikasikan bahwa lamanya waktu bermimpi ketika tidur dapat mengatasi penderitaan yang menyakitkan. Peneliti UC Berkeley menemukan bahwa, selama fase mimpi dalam tidur, atau tidur rapid eye movement (REM), yaitu ketika bola mata bergerak cepat saat tidur, zat kimia stres dipadamkan dan otak memproses pengalaman emosional dan mengikis memori yang menyakitkan. Temuan ini menawarkan sebuah penjelasan yang menarik soal mengapa orang yang menderita kelainan stres pasca-kejadian traumatis, seperti veteran perang, menemui kesulitan untuk pulih dari pengalaman yang membuatnya tertekan dan berulang kali dihantui mimpi buruk. Penelitian ini juga menawarkan jawaban mengapa kita bermimpi. "Tahap mimpi tidur, berdasarkan komposisi neurokimianya yang unik, memberikan semacam terapi sepanjang malam, sejenis balsam menenangkan yang membuang semua hal yang tajam dari pengalaman emosional pada hari sebelumnya," kata Matthew Walker, dosen psikologi dan neuroscience di universitas itu yang terlibat dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology. Bagi penderita stres pasca-peristiwa traumatis, terapi malam ini mungkin tidak bekerja secara efektif. "Sehingga ketika kilas balik, misalnya dipicu oleh ban mobil meletus, mereka mengalami kembali seluruh pengalaman mengerikan itu karena emosinya tidak disingkirkan dari memori dengan benar selama tidur," kata Walker. Hasil studi ini menawarkan berbagai informasi tentang fungsi emosional tidur REM, yang biasanya mencakup 20 persen dari waktu tidur seorang manusia sehat. Studi otak sebelumnya mengindikasikan bahwa pola tidur sehat itu tidak berjalan sebagaimana mestinya pada orang yang menderita kelainan seperti trauma dan depresi.
Read more at: http://blog-supercoolzz.blogspot.com/2012/10/kenapa-kita-butuh-mimpi-dalam-tidur.html
Labels:
Umum
Langganan:
Postingan (Atom)

